Adopsi Konsep dari Jepang, Nikmati Musik Jazz yang Lebih Intim
Siapa sangka di salah satu hotel mewah di Jakarta, kita bisa menemukan tempat hiburan yang cukup jauh dari kesan night club. Bayangkan night club, dengan musik kencang, dan pulang dari sana pasti lelah – ditambah asap rokok di mana-mana. Lalu saya mencoba datang ke Motion Blue, yang terletak di lantai 3 di hotel Fairmont, kawasan Senayan.
Pertama masuk, saya cukup terkejut dengan beberapa meja tamu di bagian tengah (di night club bagian ini biasanya menjadi dance floor) yang menempel dengan panggung yang berukuran cukup kecil. Melihat sekeliling, saya makin yakin ini bukan night club. Penataan tempat duduk cukup unik. Area merokok ada, tersebar di bagian pojok dan punya tarif booking berbeda. Bagian tengah ruangan bebas asap rokok. “Ternyata tidak sedikit penggemar yang ingin melihat musisi favorit mereka dari dekat, bahkan berusaha melihat jari-jari yang sedang bermain,” cerita Astrid Herera, PR dan Marketing Motion Blue Jakarta.
Motion Blue Jakarta mengadopsi konsep Motion Blue Yokohama. Motion Blue Yokohama didirikan oleh Blue Note, Inc, yang juga berada di balik kesuksesan Blue Note Tokyo – salah satu tempat terbaik dan paling premium untuk menikmati live music –khususnya Jazz. Bila pernah mendengar musik dari CD komplikasi Blue Note Jazz yang terkenal itu, benang merahnya sama.
Dengan ruang tak begitu besar, panggung yang begitu rendah, kecil dan bahkan menempel dengan meja makan, suasana intim sudah terbayang. Musik yang dimainkan pun akan terasa lebih dekat, lebih jelas. Terbukti, saat saya hadir pertama kali, grup Like Father Like Son yang digawangi Barry dan Benny Likumahuwa dijadwalkan tampil.
Sambil menikmati hidangan yang menggabungkan konsep French-based fine cuisine, dengan pengaruh Jepang serta Italia, kehangatan musik jazz yang begitu mewah menjadi penutup hari yang sempurna bagi saya. Motion Blue Jakarta memiliki music director sendiri, yang mengkurasi musisi-musisi yang tampil, termasuk menjaga kualitas audio di venue yang tak begitu besar itu.
Nuansa minimalis, tapi juga modern adalah tawaran utama Blue Motion. Jelas sekali, apa yang dimainkan, termasuk penataan interior tidak ditujukan bagi mereka yang mencari musik-musik elektronik dengan tempo kencang. This place is for sophisticated adults. Sophisticated adults yang memahami daftar musisi tamu yang mengesankan. Seperti Ruth Sahanaya, Lee Ritenour, Dave Grusin, hingga David Benoit (dan masih banyak lagi). Premium names. Kita tidak bisa bicara harga, musik yang berkualitas menjadikan tempat ini bisa menjadi favorit terbaru banyak orang. You can’t buy that feeling.
Read More : Adopsi Konsep dari Jepang, Nikmati Musik Jazz yang Lebih Intim.
0 komentar:
Posting Komentar